Beranda Djadja Subagdja

Yuk kita bebenah!

Tuhan Memberi Apa yang Kubutuhkan …..

Posted by djadjasubagdja on July 10, 2014

Beberapa puluh meter menjelang masjid, hujan mulai turun rintik-rintik. Untung hujan masih merintik ketika tiba di halaman masjjid. Adzan Isya hampir selesai ketika kakiku menginjak karpet masjid. Lalu kutunaikan sholat Qobliyah 2 rakaat. Ketika kami berjamaah sholat Isya, hujan bertambah lebat. Dan bertambah deras ketika kucoba berkonsentrasi ke ayat-ayat dari beberapa surat pendek yang dibaca imam sholat Tarawih. Ketika sholat Witir usai, hujan tak juga mereda. Namanya juga Bogor, Si Kota Hujan.

Beberapa jamaah yang membawa payung satu per satu meninggalkan masjid. Tinggal beberapa orang yang menunggu dijemput. Kecuali aku sendirian yang benar-benar menunggu hujan reda. Mungkin. Dan akhirnya tinggal saya dan satu dua orang yang masih menunggu hujan mereda, atau barangkali mereka menunggu jemputan payung.

“Seandainya saja istriku datang membawakan payung untukku,” lamunku. Tiba-tiba melintas dalam bayanganku, istriku datang ke masjid sambil membawa payung. Terlihat seolah jelas ketika aku mengarahkan pandanganku ke halaman masjid. Dalam penampakannya, dia berdiri di halaman masjid di depan pintu. Dia mengenakan sweater biru tua lama miliknya, oleh-oleh dari ayahnya ketika tugas ke Eropa, kalau tidak salah. Dia tidak tersenyum, tidak pula cemberut. Dia nampak sedih, dia juga tidak berkata apapun, selain memandang ke arah dalam masjid.

Ah, seandainya itu bukan bayangan semata. Seandainya itu benar-benar dia menjemputku karena aku terjebak hujan di masjid. Namun itu tidak mungkin. Kalau pun aku terjebak hujan di masjid yang berada di kompleks perumahan tempat dulu kami tinggal, pastilah istriku menyuruh Si Bibi membawakan payung untukku, seperti biasa. Aneh juga, kenapa aku sampai membayangkan istriku menjemputku di masjid karena aku terjebak hujan. Itu jelas tidak mungkin. Aku berada di masjid dekat tempat kosan, di Bogor, 60 km jauhnya dari rumah!

Tiba-tiba, seorang bapak yang sudah berumur menyapaku. “Tinggal di mana Pak?” tanya dia ramah. Lalu aku terangkan bahwa aku kos di sebuah rumah di blok G. Kemudian aku balik bertanya ke dia, “Bapak tidak minta dijemput?”. Kutanyakan spt itu karena kulihat beliau membawa ponsel. “Ini lagi nunggu yang jemput,” jawabnya sambil tersenyum.

Lalu aku ke luar masjid, membuang kejenuhanku di dalam masjid. Beberapa detik kemudian datang seorang anak remaja berpayung besar seperti mencari seseorang. Kutebak saja, ini pasti orang suruhan rumah si Bapak berbaju putih. Aku melongok ke dalam masjid, dan berkata kepada si Bapak berbaju putih, “Pak, mungkin ada yang jemput, itu di luar ada yang mencari seseorang.”

Ternyata benar, itu jemputan dia. Si anak remaja tadi lalu memberikan sebuah payung besar lainnya kepada si Bapak berbaju putih. Si Bapak melihat ke arahku yang masih berdiri di teras masjid, berharap hujan mereda. “Ayo ikut saya, saya di blok H, kita searah,” ajak si Bapak berbaju putih. 

Biasanya aku malu-malu segan menerima tawaran kebaikan dari orang yang baru kukenal. Namun entah kenapa, kali ini kusambut tawarannya. Payungnya cukup besar untuk kami berdua. Maka kami berpayung berdua, sambil saling bercakap. Rupanya beliau pensiunan dosen IPB. Dia mengampu statistik. Murid Prof Andi Hakim Nasution. 

Sesampainya di kamar kosan, aku merenung, Dijemput istriku sambil membawakan payung adalah anganku. Mungkin doaku juga. Namun Tuhan Mahalogis, dan angan-anganku itu tidak logis. Namun juga, Tuhan Maha Mendengar, Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dia kirim seorang Bapak yang baik hati untuk memayungiku. Subhanallah. 

Aku tulis sepenggal kisah pendek ini di grup ngobrol teman seprofesi. Mereka pada terharu. Namun ada satu komentar dari temanku, Yudi, yang berada di Batam: “Ja, Tuhan tidak memberikan apa yang kamu inginkan, tapi Dia berikan apa yang kamu butuhkan.” 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: