Beranda Djadja Subagdja

Yuk kita bebenah!

Memelihara yang Ada atau Membangun yang Baru?

Posted by djadjasubagdja on September 23, 2010

Dalam menyusun rencana kerja atau rencana bisnis, kita terkadang dihadapkan pada pilihan apakah akan memelihara yang sudah ada atau membangun yang baru. Tentunya akan lebih nyaman jika kita bisa melakukan keduanya, tetapi terkadang keterbatasan sumber daya mengharuskan kita memlilih salah satu diantaranya.

Bagi mereka yang bekerja atau berbisnis di bidang produksi, memelihara yang ada adalah tetap mempertahankan produk lama, tetapi dengan beberapa modifikasi atau revisi/perbaikan. Memebangun yang baru berarti membuat produk baru, melakukan inovasi, atau diversifikasi.

Sementara itu, untuk pekerjaan atau usaha di bidang jasa, memelihara yang ada bisa berupa memelihara hubungan baik dengan klien lama atau memelihara layanan yang ada. Membangun yang baru bisa berarti memprospek calon klien baru atau menciptakan layanan baru.

Membangun yang baru memang merupakan hal yang paling menarik, karena memunculkan suasana atau nuansa baru plus tantangan yang baru. Tidak membosankan. Namun tentunya hal ini memerlukan sumber daya (terutama dana) yang lebih besar ketimbang memelihara yang ada. Namun perlu diingat juga bahwa hal ini tentunya bersifat umum, dalam kondisi khusus terkadang memelihara lebih menyedot sumber daya dibandingkan dengan membangun yang baru.

Sekali lagi, keputusan untuk memelihara yang ada atau membangun yang baru bergantung pada situasi dan keinginan kita. Namun yang ingin saya kemukakan adalah seringkali orang lupa memelihara yang ada. Orang sering hanya terfokus pada hal-hal baru, produk baru, layanan baru , atau klien baru; sementara, yang sudah ada menjadi terlupakan, tidak dipelihara.

Saya pernah mengalami sebuah tantangan yang diberikan pimpinan untuk menciptakan produk-produk baru. Opini yang dimunculkan oleh sang (mantan) pimpinan tersebut adalah bahwa prestasi kita dinilai dari seberapa besar kontribusi penjualan produk baru. Untuk itu kami ditantang untuk terus menciptakan produk-produk baru, bahkan untuk pasar-pasar baru.

Pada akhirnya, saat itu, kami memang bisa memperoleh bahan-bahan untuk membangun produk baru, tapi pada saat yang bersamaan, dengan tidak sengaja saya memperoleh sebuah informasi dari lapangan secara langsung, bahwa sebetulnya mereka menunggu produk-produk lama kami untuk dimunculkan lagi dengan wajah/sentuhan baru. Akhirnya pada saat itu pekerjaan saya fokuskan pada pencarian informasi sejenis di stake holders lainnya. Kemudian saya juga mulai membangun kembali (artinya memelihara) hubungan kerja dengan stake holders lama kami. Hanya sayang, saya tidak se-visi dengan (mantan) pimpinan saya pada waktu itu. Beliau tetap menekankan pada penciptaan produk-produk baru.

Selain pengalaman di atas, saya juga pernah mendapat nasihat berharga dari mantan pimpinan saya yang lain, di perusahaan yang berbeda. Beliau mengatakan bahwa memelihara klien lama itu jauh lebih penting dari pada mencari calon klien baru. “Biayanya lebih murah dan sudah pasti,” demikian beliau sampaikan pada waktu itu.

Kedua pelajaran berharga tersebut masih saya ingat sampai sekarang. Menciptakan produk atau layanan baru adalah sesuatu yang penting, tetapi jangan lupakan yang lama. Kemudian, dalam menciptakan sesuatu yang baru, informasi dari stake holders jangan diabaikan. Mereka adalah aset penting yang loyal dengan produk atau layanan kita.

Saya berbagi pengalaman ini karena saya masih melihat ada orang-orang tertentu yang HANYA berfokus pada penciptaan produk atau layanan baru; sementara yang lama terlupakan. Padahal, sekalipun kita memprioritaskan pada hal-hal baru, yang lama harus tetap dipelihara.

Advertisements

2 Responses to “Memelihara yang Ada atau Membangun yang Baru?”

  1. Keputusan untuk memelihara yang ada atau membangun yang baru bergantung pada situasi dan keinginan kita mana yang dianggap lebih propek……..Good info bos makasih banyak ya…

  2. djadjasubagdja said

    to Bengkel: betul sekali, tidak mutlak …. makasih juga ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: