Beranda Djadja Subagdja

Yuk kita bebenah!

Jas untuk Wisuda

Posted by djadjasubagdja on August 8, 2010

Setelah membaca status teman saya di FB, mengenai bagaimana dia membujuk anaknya untuk segera membuat pe er, saya jadi teringat yang dilakukan orang tua saya untuk menyuruh saya segera menyelesaikan kuliah. Kalau diingat-ingat, terkadang saya suka tertawa sendiri, karena saya baru menyadarinya beberapa tahun setelah itu. Caranya memang cukup halus.

Meskipun setelah saya lulus kuliah S1 masih ada beberapa teman seangkatan yang belum lulus, tapi memang saya perlu waktu lama sekali untuk menyelesaikan kuliah saya. Bahkan dosen pembimbing saya saja sampai lupa kalau saya masih harus menyelesaikan tugas akhir (skripsi) saya. Beliau fikir saya sudah bekerja, padahal draft tugas akhir saya masih tersimpan di laci beliau.

Saya masih ingat, ketika teman-teman sudah banyak yang lulus, saya masih harus mengulang beberapa mata kuliah wajib di dua semester terakhir. Karena bagi saya kuliah-kuliah wajib di dua semester terakhir itu sangat sulit, maka saya putuskan untuk menunda pengerjaan tugas akhir. Alhasil, saya baru kembali menggarap tugas akhir setelah semua kuliah saya selesaikan, bahkan sampai surplus sks untuk mata kuliah pilihan.

Nah, ketika itulah rupanya orang tua saya mulai khawatir, karena batas waktu tujuh setengah tahun sudah di depan mata. Namun, karena mereka juga menyadari bahwa tidak mudah menyelesaikan semua perkuliahan dan tugas akhir, maka mereka melakukannya dengan cara yang halus.

Jadi ceritanya, suatu hari ayah saya memanggil saya dan menyampaikan bahwa beliau ada rejeki lebih dan bermaksud membuatkan saya jas. “Mumpung Bapa ada uang, kamu sama adik kamu Bapa bikinkan jas, ya buat persiapan wisuda, lah,” demikian kira-kira ujar beliau. Betul, selain saya, adik saya juga waktu itu dibikinkan jas, karena memang dia juga sedang menyusun tugas akhir. Saya memang kesalip adik saya.

Akhirnya pergilah kami bertiga, yakni ibu kami adik saya dan saya sendiri ke toko kain langganan kami. Lalu esoknya kami diantar ayah kami ke penjahit untuk diukur. Beberapa hari kemudian jadilah jas kami. Dan seperti yang diharapkan kedua orang tua kami, saya dan adik saya lulus kuliah pada tahun itu.

Kalau saya fikir lebih dalam, saya faham bahwa sudah terlalu lama saya kuliah dan tidak lulus-lulus, dan itulah rupanya cara kedua orang tua saya “menyuruh” saya untuk segera menyelesaikan kuliah. Sungguh, bahkan sampai saat ini saya masih bertanya-tanya apakah saya bisa mencontoh teladan mereka dalam memotivasi anak? Semoga saya bisa sebijak mereka.

Advertisements

7 Responses to “Jas untuk Wisuda”

  1. sueng said

    wah sampeyan punya blog juga tho , baru tahu setelah di share sama pak The , kalau aku wisudaan masih pakai jas pinjaman dari hartono hehehe

    • djadjasubagdja said

      kang Su’eng, punten dulu-dulu gak ngasih tau, kirain blog-ku ini udah terkenal, hehehe, selalu ada cerita dibalik jas wisuda. BTW aku surprised lho kalau pak The baca blog-ku yang jauh dari dunia beliau.

  2. DeZiGH said

    Aamiin…

  3. masdiisya said

    salam kenal Pak Djadja…baru tahu punya blog nih! hehehe…
    salam dari divisi atas gedung aka quadra hehehehe…
    sudi berkunjung juga ke blog saya yah…

  4. Nurdizal said

    Wah hebat, bukan hanya isinya tapi juga cara bertuturnya enak dibaca, jadi pengen belajar nih sama KD

    • djadjasubagdja said

      @Dizal: makasih banyak Uda. Kalau mau belajar menulis, maka mulailah menulis, nanti lama kelamaan akan meningkat kemampuan menulisnya. Orang lain paling-paling hanya bisa mengarahkan di fokus atau tidaknya sebuah tulisan; perbaikan tata bahasa; dan perbaikan paragraf. Namun kalau keterampilan menulisnya akan kita dapat melalui latihan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: