Beranda Djadja Subagdja

Yuk kita bebenah!

Membaca Imel yang Masuk

Posted by djadjasubagdja on July 22, 2008

Seorang teman, katakanlah si A, mendapat informasi mengenai sesuatu hal, tetapi dia tidak terlalu yakin akan kebenarannya, akhirnya dia mengirim imel (e-mail) ke milis (mailing list) kami mengenai informasi tersebut untuk mengecek kebenarannya. Lantas seorang teman lainnya (si B) memberikan saran agar si A mengontak nomor telepon tertentu untuk mengecek kebenarannya. Selain si B, beberapa teman lainnya membalas imel si A, ada yang yakin dengan kebenarannya dan ada juga yang meragukannya. Tiba-tiba, si C juga membalas imel si A, rupanya dia juga mengalami hal yang sama dengan si A dan ingin mengecek juga kebenaran informasi tersebut serta meminta tolong kalau-kalau ada dari anggota milis yang mengetahui nomor telepon yang harus dihubungi untuk mengeceknya.

Bisa dipastikan, si C ini tidak membuka imel dari si B yang berisi info nomor telepon yang bisa dihubungi untuk mengecek kebenaran isyu tadi. Kontan si B membalas imel si C dengan nada bercanda, seperti ini: “………… gak baca imel gue ya? kan tadi udah gue kasih nomor teleponnya ……… baca dong imel gue, he he he ……..”

Memang, terkadang orang sangat sibuk, sehingga tidak sempat membuka semua imel yang masuk. Namun, sesibuk-sibuknya kita, pasti ada waktu untuk membaca semua imel yang masuk. Tinggal kita atur saja waktu kita. Kalau memang kita tidak punya waktu untuk membuka semua imel yang masuk, ya mendingan tidak usah punya imel saja.

Imel itu kan seperti sms di telepon seluler kita, bahkan sebenarnya imel sudah muncul lebih dulu dari sms. Hanya saja, karena telepon seluler lebih memasyarakat, maka sms lebih banyak dipakai dibandingkan dengan imel. Biasanya, kalau seseorang mempunyai imel maka dia pasti mempunyai telepon seluler, tapi sebaliknya, jika seseorang memiliki telepon seluler, belum tentu dia memiliki alamat imel.

Mari kita kembali ke perihal membuka atau tidak membuka semua imel yang masuk. Sebagaimana kita fahami, penulisan yang baku dari istilah imel ini adalah e-mail, yang merupakan singkatan dari electronic mail, atau surat elektronis. Imel adalah surat, selayaknya surat konvensional, tetapi pengirimannya dilakukan melalui media internet, bukan melalui jasa pos. Oleh karena itu, seyogyanya imel yang masuk harus kita buka dan baca. Men-cuek-kan imel yang masuk sama dengan tidak memberi perhatian pada imel tersebut.

Bacalah imel-imel yang masuk. Kalau ada waktu luang lebih banyak, balaslah. Membalas sebuah imel, meskipun hanya dengan ucapan “trims ya”, akan menyenangkan hati si pengirimnya.

Seringkali saya atau beberapa teman mengirimkan informasi melalui imel kepada teman, mitra, kolega atau kenalan. Kemudian, dalam kesempatan lain bertemu dengan orang yang dikirimi imel tadi, yang bersangkutan menanyakan hal yang merupakan isi imel tadi, kami sampaikan bahwa hal itu sudah kami sampaikan melalui imel. “Wah, saya jarang buka imel,” demikian jawabnya. Dalam hati saya, lha kenapa juga dia menuliskan alamat imel dia di kartu nama kalau memang jarang dibuka? Buat gaya-gayaan saja? Tentunya lain perkara kalau dia memang belum membuka imel tadi, karena, misalnya, beberapa hari sebelumnya dia mengalami kesulitan untuk bisa mengakses internet, atau karena imelnya sedang mengalami gangguan.

Menuliskan alamat imel (e-mail address) di kartu nama atau memberikannya kepada seseorang adalah hak semua orang. Namun sebaiknya bukalah imel kita secara berkala. Sekali dalam sehari, dua hari sekali, atau sepekan sekali, tergantung waktu anda. Jika dalam sepekan kita tidak memiliki waktu luang untuk membukanya, maka sebaiknya kita tidak usah mencantumkan alamat imel kita di kartu nama. Rasanya agak lucu juga kalau kita mendengar ungkapan berikut: “Ini e-mail address saya, tapi jarang saya buka, jadi sebaiknya kalau ada apa-apa difax saja ya…….”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: